eJournal Sosiatri-Sosiologi

Fisip Universitas Mulawarman

PERILAKU DAN REALITAS SOSIAL KEHIDUPPAN GAY DI KOTA SAMARINDA (Tommy Dwi Pranata)

Submitted by: ,
On: Aug 26, 2015 @ 6:05 AM
IP: 110.139.150.204

  • Judul artikel eJournal: PERILAKU DAN REALITAS SOSIAL KEHIDUPPAN GAY DI KOTA SAMARINDA
  • Pengarang (nama mhs): Tommy Dwi Pranata
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tommy Dwi Pranata. Perilaku dan Realitas Sosial Kehidupan Gay di Kota Samarinda di bawah bimbingan Ifan Luthfian Noor, S.Sos, M.Si selaku pembimbing I dan Dra. Lisbet Situmorang, M.Si selaku pembimbing II Program Studi Sosiatri Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman.
    Tujuan Penelitian ini adalah untuk Untuk Mengetahui Perilaku dan Realitas Sosial Kehidupan Gay Kota Samarinda. Penelitian ini mencoba menjelaskan paling tidak dua hal yaitu :Perilaku menyimpang, meliputi : a). latar belakang dan penyebab penyimpangan, b) Alasan ketertarikan terhadap hubungan sejenis, c) orientasi seksual, d), gaya atau posisi yang disukai dalam berhubungan seksual, dan d) Kecemburuan terhadap pasangan sejenis atau lawan jenis. Untuk Realitas sosial peneliti mencoba melihat kehdupan gay dari : a) Respon keluarga atau orang terdekat, b) Respon masyarakat, c) Latar belakang keluarga gay, d) Hasrat atau keinginan untuk sembuh, dan e) Aktivitas sosial di masyarakat.
    Penelitian ini bersifat kualitatif dimana data yang diperoleh diolah dan dideskripsikan sehingga ditemukan beberapa hal sebagai berikut : Perilaku sosial menyimpang terjadi karena dua faktor, yaitu faktor internal dimana kondisi pskologis gay dan orientasinya terhadap sesama jenis menjadi pemicu seseorang menjadi gay, dan faktor eksternal dimana lingkungan atau hal-hal yang membekas secara mendalam seperti misalnya mendapatkan perlakukan tidak senonoh di masa kecil (menjadi korban pedofilia) dapat menjadi pemicu. Hampir semua gay takut jika perilaku menyimpang mereka diketahui orang tua atau keluarga terdekat. Realitas menunjukkan bahwa gay masih bersikap eksklusif dan tertutup dalam hal mengekspresikan perilaku mereka, meskipun ada yang berani secara terbuka menunjukkan ekspresi di depan umum. Gay tidak kuatir dengan respon negatif masyarakat. Selama individu dalam masyarakat tersebut secara personal bukan orang yang memiliki relasi langsung dengan individu yang bersangkutan. Latar belakang keluarga gay umumnya berasal dari keluarga baik-baik dan relatif memberikan perhatian kepada informan, meskipun demikian hal tersebut tidak memberi jaminan bahwa individu tersebut dapat bebas mengumbar perilaku mereka di depan umum, justru karena kondisi tersebut mereka takut jika perilaku sosial mereka yang menyimpang diketahui oleh keluarga atau kerabat dekat. Semua gay memiliki keinginan untuk memperbaiki diri atau membebaskan diri dari perilaku seksual menyimpang sebagai gay namun kendala utama mereka membebaskan diri adalah sikap pesimis atau kurang yakin akan hasrat mereka untuk sembuh total, bahkan ada kecenderungan mereka semakin menenggelamkan diri mereka pada kebiasaan atau perilaku menyimpang tersebut, karena hasrat dan kebutuhan biologis dan psikologis mereka terpenuhi. Terkait dengan aktivitas sosial kemasyarakatan para gay dapat melakukan aktivitas sebagaimana masyarakat pada umumnya, sebagian masyarakat yang tidak tahu menganggap perilaku mereka normal, dan mereka dapat dengan mudah diterima dan beradaptasi serta bersosialisasi dengan masyarakat lainnya.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Perilaku, Realitas, Gay
  • NIM: 0802035015
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2008
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Ifan Luthfian Noor, S.Sos, M.Si, Dra. Lisbet Situmorang, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 3
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2015
  • File artikel eJournal (format .doc, max. 2 Mb): jurnal ganjil (08-26-15-06-05-30).doc (128 kB)
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): jurnal ganjil (08-26-15-06-05-30).pdf (111 kB)