eJournal Sosiatri-Sosiologi

Fisip Universitas Mulawarman

Demo Site


PERANAN KEPALA ADAT DALAM MENYELESAIKAN SENGKETA TANAH PADA SUKU DAYAK BENUAQ DI DESA SAKAQ LOTOQ KECAMATAN MOOK MANAR BULATN KABUPATEN KUTAI BARAT (Koresy Olifvianti)

Submitted by: ,
On: Apr 22, 2018 @ 7:42 AM
IP: 110.137.216.17

  • Judul artikel eJournal: PERANAN KEPALA ADAT DALAM MENYELESAIKAN SENGKETA TANAH PADA SUKU DAYAK BENUAQ DI DESA SAKAQ LOTOQ KECAMATAN MOOK MANAR BULATN KABUPATEN KUTAI BARAT
  • Pengarang (nama mhs): Koresy Olifvianti
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini di latar belakangi Tanah sangat erat hubungannya dengan kehidupan manusia karena setiap manusia akan memerlukan tanah sehingga tanah yang dapat dikuasai oleh manusia sangatlah terbatas sehingga menimbulkan sebuah konflik sengketa tanah, seperti yang terjadi pada Suku Dayaq Benuaq Didesa Sakaq Lotoq. Metode Penelitian yang digunakan adalah kualitatif sedangkan jenis penelitiannya adalah deskriptifmengatakan bahwa data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambaran dan bukan angka-angka. Analisis data yang digunakan adalah analisis data secara secara kualitatif yaitu pertama yang dilakukan cara pengumpulan data secara langsung, kemudian penyederhanaan data, setelah itu penyajian data, dan yang terakhir adalah penarikan kesimpulan dari data yang ada. Berdasarkan Hasil penelitian yangdiperoleh bahwa pola penyelesaian sengketa tanah pada suku Dayak Benuaq didesa Sakaq Lotoq Kecamatan Mook Manaar Bulatn adalah melalui Mediasi,Negosiasi,Koalisi dan pengadilan adat karena lebih mementingkan azas kekeluargaan. Peranan Kepala Adat dalam menyelesai sengketa tanah masyarakat Suku Dayak Benuaq dalam persekutuan hidup bersamatidak mungkin dapat menyelesaikan masalahnya sendiri kecuali adanyacampur tangan pihak pengurus Adat yang ada didesa, karena itu untukmenyelesaikan segala permasalahan dalam masyarakat semua tertumpukepada Kepala Adat. Hal ini sebagai tempat bagi masyarakat dalammenyelesaikan permasalahan yang tidak dapat diselesaikan oleh anggotamasyarakat adat salah satunya jika mereka terlibat dalam persengketaan tanah dansatu-satunya tempat masyarakat meminta pendapat mengenaipenyelesaian sengketanya hanya kepada Kepala Adat. Kepala Adat suku dayak benuaq didesa Sakaq Lotoqmemiliki peranan yang sangatlah penting dalam menyelesaikan sengketa tanah sebagai penengah antar kedua belah pihak yang bersengketa sebagai PenengahKepala Adat harus bersikap adil, tidak boleh memihak atau berat sebelah,sebagai pemberi solusi kepada kedua belah pihak yang bersengketa Hakim Pendamai dalam mengambil sebuah Keputusan yang seadil – adilnya sehinggat tidak ada pihak yang akan merasa dirugikan
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Kepala Adat, Sengketa Tanah
  • NIM: 1302035016
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Badruddin Nasir, M.Si., Dra. Lisbet Situmorang, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 6
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2018
  • File artikel eJournal (format .doc, max. 2 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_GENAP-1 – Copy (04-22-18-07-42-30).doc (123 kB)
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_GENAP-1 – Copy (04-22-18-07-42-30).pdf (76 kB)